kegiatan diSMANEMAgres
Kunjungan kementrian lingkungan hidup
Sebagai Sekolah calon peserta Adiwiyata 2010, SMA Negeri 1 Manyar melakukan berbagai macam persiapan, salah satu yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Manyar adalah mempersiapkan diri untuk maju dalam seleksi peserta Adiwiyata 2010.
Untuk mengetahui sejauhmana kesiapan SMA Negeri 1 Manyar sebagai calon peserta Adiwiyata 2010. Kemarin Kamis (21/01) Staf Kementrian Lingkungan hidup berkunjung ke SMA Negeri 1 Manyar.
Dalam kunjungannya ke SMA Negeri 1 Manyar, Bapak Sasmita (Wakil dari Staf kementrian Lingkungan Hidup) menyempatkan diri untuk meninjau kesiapan SMA Negeri 1 Manyar untuk mengikuti seleksi peserta sekolah Adiwiyata 2010, dalam kesempatan tersebut Bapak Sasmita juga menyempatkan diri mencicipi sajian khas tim Lingkungan Hidup SMA Negeri 1 Manyar berupa rempeyek daun krocot dan pepesan (bothok) daun krokot yang akan dijadikan sebagai ikon SMA Negeri 1 Manyar untuk meraih Adiwiyata 2010. Pada kesempatan yang sama Bapak Sasmita memberikan saran agar dalam pembelajaran Lingkungan hidup selalu melakukan inovasi dan berinteraksi dengan sekolah - sekolah yang ada disekitarnya.
adiwiyata
Penilaian sekolah Adiwiyata
Hari ini Senin, 01 Maret 2010 di SMA Negeri 1 Manyar diadakan penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat Jawa Timur oleh Tim Penilai Adiwiyata. Hal ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu, setelah tim Adiwiyata sekolah dan seluruh warga sekolah mempersiapkan segala sesuatu hal berkaitan dengan kriteria sekolah yang berhak penyandang predikat "sekolah berwawasan lingkungan (Sekolah Adiwiyata)". Mulai dari pembedahan fasilitas sarana sekolah, penataan taman, hutan sekolah, pembuatan pengolahan sampah, penataan kantin sekolah, dll.
puisi khairil anwar
DIPONEGORO
Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.
MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.
Sekali berarti
Sudah itu mati.
MAJU
Bagimu Negeri
Menyediakan api.
Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai
Maju
Serbu
Serang
Terjang
Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.
MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.
Sekali berarti
Sudah itu mati.
MAJU
Bagimu Negeri
Menyediakan api.
Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai
Maju
Serbu
Serang
Terjang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar